CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Wednesday, 18 September 2013

RACUN DUNIA...



Jangan sesali cinta yang sudah pergi
Masih banyak cerita yang belum kita ketahui
Jangan berduka disaat perpisahan terjadi
Biarkan perpisahan itu berganti
Menjadi pertemuan di surga nanti
Jangan kau tangisi
Saat kekecewaan datang kembali
Kau mesti tahu cinta tak mensti memiliki
Jangan kau bermain api
Jikalau takut membakar kulit ari
Jangan kau terpana dengan cinta misteri
Yang begitu manis terasa menghiasi
Bagi ku cinta di dunia tiada yang pasti
Tak pernah ada namanya cinta sejati
Apalagi cinta yang begitu suci
Cinta itu hanyalah nafsu diri
Yang sering membuat kita lupa pada Ilahi
Kambali lah kau pada realita yang asli
Karna cinta yang kau kejar belum pasti
Pernah ku berfikir cinta hanyalah Naluri
Yang lahir dalam batin yang ingin memiliki
Jangan kau jual cinta mu dengan mengobral diri
Dengan menukar cinta dengan harga diri
Berfikirlah supaya jangan ada sakit hati
Cinta bukan untuk di jual beli
Cinta yang demikian akan indah sesaat kau nikmati
Setelah itu hanya penyesalan di akhir nanti
Kembali kembalilah pada realiti
Berikanlah cinta mu pada yang memiliki
Seperti cinta sejati yang begitu hakiki
Seperti cinta yang suci pada Ilahi
Racun dunia adalah cinta yang kita sukai
Jika kita tahu cinta itu racun hati
Maka hati hatilah membawa diri
Cinta adalah racun di dunia ini

TERKIKIS OMBAK...

Bagaikan luasnya samudra
Rindu dan impian yang ada dalam dada
Semakin hari semakin surut kian sirna
Ombak kecil yang mengusik ketenangan jiwa
Semakin terasa membawa ku ke duania fana
Sejak rindu mengalir kedalam asa
Banyak sudah kata yang tertumpah kedalam pena
Yang sering kali mewakili penderitaan setiap masa
Resah pun datang di saat malam tiba
Menyelimuti jiwa ku yang masih menganga
Terbayang lamunan di saat ku terlena
Kerinduan ini mengusik selalu menjelma
Raut wajah yang begitu mempesona
Tersungging di pandangan mata
Sejuk seketika menenangkan jiwa
Saat angin laut meniup daun telinga
Riak omak pun yang mengikis perasaan 
Membawa bayangan raut wajah mu kian sirna
Hanya suara camar yang bernyanyi merdu 
Seakan akan menghibur hati ku yang sedang rindu
Camar pun terbang menjauh dari penglihatan ku
Meninggalkan jejak ditepian pantai itu
Ku rasakan gemercik obak yang menghampiri
Seakan akan berbisik tentang kerinduan ini
Namun semua itu hanya ilusi
Hanya perasaan yang selalu menggerogoti hati
Bagai batu karang yang terkikis 
Oleh riak ombak yang begitu deras
Melebur ketegaran yang semakin tipis
Hanya sisa air mata yang semakin jelas
Aku ke hausan
Setitik rasa yang penuh kepastian
Pada bayangan yang ku sanjungkan
Pada akhir di sebuah penantian
Ingin ku berenang di luasnya samudra
Ingin ku lintasi riak ombak yang slalu menerpa
Namun semua itu tak mungkin bisa
Karna panantian ini masih terasa
Biarlah rasa rindu ini akan selalu ku jaga
Umpama riak ombak yang tiada henti
Kasih mu bagaikan pantai
Yang selalu setia menanti

Saturday, 14 September 2013

istiqarah cinta... titipan rindu...


Kabut dalam pandangan mata
saat hadirnya dia membawa pesona
terkeliru akalku mentafsir
puitis aksaranya membelai nurani
tergoyah lamunan seakan jantung terhenti
senyum menguntum, bebunga kembali mengharum.

Seketika cuba menganyam kasih
memori silam menuntut janji
terkesima daku menatap lirih
bagai kasih dulu merenggut lara
sketsa kelam kembali meratap hiba
namun dikau berubah…hadir ingin mengubat luka.

Dalam dilema sekeping hati
kabur membuat pilihan
dan titipan rindu bercampur keluhan
tanpa jemu kaukirimkan
aku yang terbungkam sendiri
mencari erti menilai lentera kehidupan
tak ingin lagi kisah lalu berulang.

Di keheningan dinihari
sujudku meminta petunjukMu, Ya Rabbi
berikanlah daku petanda arah
leraikanlah kekusutan jiwa nurani
anugerahkan daku penerang hati
untukku telusuri seraut wajah
dambaan kalbu anugerahMu
dalam istikharahku padaMu, Ya Tuhanku.

Istikharah cintaku…mentafsir kekaburan akal fikiran
menerangi dan penentu arah haluan perjalanan fatamorgana alam
kutitipkan kerinduan bersulamkan kasih buatmu
insan tersayang, pilihan Dia Yang Satu untukku.



~ impianku menjadi sepertimu ... wanita solehah idaman qalbu ~





BISIKAN HATI...

Kuhimpunkan segenap asaku
mencari dan menggali
erti sebuah lentera alam maya
menerjah ceritera perjalanan hidup
adakala senyuman terukir
walau di hati gundah gulana
seringkali jua gerimis bergenang di tubir mata.

Sesaat waktu berdetik pantas
degup jantung seolah hilang irama
ketika goresan luka kenangan silam
seolah paparan tayangan filem tanpa henti
menayangkan susur galur hidup
menerobos sanubari hati
mencengkam jiwa nurani.

Kepasrahanku pada ketentuanMu
dugaan mendatang untuk ditempuhi
menguji keimanan...bertahan dalam kesabaran
memendam rasa tanpa amarah dendam
mematangkan diri menuju kedewasaan
sentiasa berbisik dalam hati
tabahlah...pasti ada hikmahNya yang tersembunyi.



SYUKUR YA ALLAH...

~ untuk diriku....untukmu....
senyumlah dalam apa jua keadaan
dan ketahuilah Dia sentiasa ada 
untuk diriku, untukmu....& untuk kita semua
bersyukurlah padaNYA, sentiasa...~



SENJA & AIRMATA...

~ mengintai tirai senja yang kian kelam
menghanyutkan rasa hati yang kian rawan
telah kuilhamkan rasa
di sebalik mega mendung yang tercipta
dan gerimis mengalir lagi
tanpa henti.....di sanubari hati....~

~ hati yang terguris luka.....~